{"help": "https://data.bpbatam.go.id/mk/api/3/action/help_show?name=datastore_search", "success": true, "result": {"include_total": true, "limit": 100, "records_format": "objects", "resource_id": "ed69b45b-79b0-4da2-823a-3b51d10326bd", "total_estimation_threshold": null, "records": [{"_id":1,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.2.5","RENCANAINDUK":"Tahap Pembangunan Jangka Panjang (2010-2019)","RINCIAN":"A) Fasilitas Terminal Petikemas:\r\n- Satu Unit Ramp Untuk Ro-Ro\r\n- Dermaga 1800 M Untuk Kapal Kontainer Dengan 7 Unit Gantry Crane Panamax \r\n- Dermaga 350 M Untuk Tongkang Kontainer Dengan 3 Unit Mobile Crane With \r\nSpreader;\r\nB) Fasilitas Curah Cair \r\n- Dermaga 650 M\r\nC) Fasilitas General Cargo \r\n- Dermaga 150 M Dengan 1 Unit Mobile Shore Crane Dan Input Ship Cranes.\r\nD) Fasilitas Terminal Penumpang Di Telaga Punggur\r\n- Dermaga 250 M;"},{"_id":2,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.2.6","RENCANAINDUK":"Sasaran Kinerja Pelayanan Di Terminal Pelabuhan Kabil","RINCIAN":"Dermaga Dan Fasilitas Yang Terkait Dibangun Secara Bertahap Berdasarkan Kebutuhan Menurut Perkiraan Jumlah Volume Bongkar Muat Barang Yang Ditangani Dan Sasaran Kinerja (Produktifitas) Dari Tiap Peralatan Dan Fasilitas Pelabuhan Yang Direncanakan Untuk Mencapai Visi Pelabuhan Kabil Sebagai Komplementer Atau Kompetitor Pelabuhan Singapura Diperlukan Tingkat Pelayanan Yang Tinggi Yang Akan Menjadikan Pelabuhan Kabil Dapat Menjadi Alternatif Terbaik Dari Sisi Pelayanan Terhadap Pelabuhan Singapura. Target Kinerja Yang Diharapkan Dapat Tercapai Pada Tahun 2025 Tersebut Harus Realistis Dengan Dukungan Sumberdaya Manusia Yang Handal, Teknologi Dan Peralatan Yang Terbaik Serta Sistem Prosedur Pelayanan Yang Efektif Dan Efisien"},{"_id":3,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.2.7","RENCANAINDUK":"Kebutuhan Fasilitas Kepelabuhanan Dan Peralatan Bongkar Muat Pelabuhan","RINCIAN":"A.Fasilitas Terminal Peti Kemas\r\n-Ramp Untuk Roro\r\n-Gantry Crane Panamax\r\n-Mobile Crane\r\n-Mobile Crane With Spreader\r\n-Dermaga Untuk Kapal Kontainer\r\n-Dermaga Tongkang Kontainer\r\n1.Fasilitas Laut (Pengerukan, Reklamasi, Dermaga)\r\n2.Pekerjaan Sipil (Jalan Dan Trotoar, Sistem Drainaase)\r\n3.Utilitas (Sistem Pasokan Air, Catu Daya Listrik, Penerangan Luar, Sistem Pemadam Kebakaran)\r\nB.Fasilitas Curah Cair\r\n-Dermaga\r\n-Fasilitas Bangunan Baru\r\n1.Fasilitas Laut (Pengerukan, Reklamase, Dermaga Minyak Sawit, 25000 Dwt,Dermaga Curah Kering)\r\n2.Pekerjaan Sipil (Jalan Dan Trotoar, Sistem Drainase)\r\n3.Utilitas (Sistem Pasokan Air,Catu Daya Listrik,Penerangan Luar,Sistem Pemadam Kebakaran)\r\n-Fasilitas Eksisting\r\n1.Fasilitas Laut (Dermaga Seismik, Demaga Navigasi, Dermaga Kplp, Dermaga Pandu, Terminal Penumpang, Dermaga Penumpang)\r\n2.Gedung (Kantor Kapal Pandu, Menara Pengawasan, Kantor Kplp, Kantor Distrik Navigasi, Gudang, Gedung Terminal Penumpang)\r\n3.Utilitas (Sistem Pasokan Bahan Bakar)\r\nC.Fasilitas General Cargo\r\n-Dermaga\r\n-Mobile Shore Crane Dan Input Ship Cranes\r\n1.Fasilitas Air (Reklamase, Dermaga Barang, Dermaga Antar Pulau, Dermaga Angkatan Laut, Dermaga Perikanan)\r\n2.Fasilitas Sipil (Perbaikan Tanah, Jalan Dan Perkerasan, Lapangan Peti Kemas, Drainase, Pintu Dan Pagar)\r\n3.Gedung (Gudang, Toilet Umum, Gedung Power Station, Gedung Sub Station)\r\n4.Pekerjaan Utilitas (Sistem Pasokan Air, Sistem Air Kotor, Catu Daya Listrik, Penerangan Luar, Sistem Pemadam Kebakaran)\r\nD.Fasilitas Terminal Penumpang Di Telaga Punggur \r\n-Dermaga\r\n1.Fasilitas Laut (Reklamasi,Dermaga Kapal Penumpang, Ponton Untuk Speed Boat, Dermaga Roro,Dermaga Operasional Pelabuhan)\r\n2.Pekerjaan Sipil (Jalan Dan Lahan Parkir,Lapangan Penumpukan Untuk Navigasi, Gedung Terminal Penumpang, Pintu Gerbang Dan Rumah Jaga,Pos Penjualan Karcis, Gedung Kppp, Gedung Stasiun Pandu, Gedung Bea Cukai Dan Imigrasi, Gedung Kantor Kplp Dan Suahbandar,Toilet Umum, Navogasi)\r\n3.Pekerjaan Utilitas (Pasokan Bbm Kapal Tunda, Pasokan Bbm Kapal Navigasi)"},{"_id":4,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.2.8","RENCANAINDUK":"Rencana Zonasi Perairan","RINCIAN":"Perhitungan Rencana Area Perairan Dihitung Berdasarkan Spesifikasi Kapal Terbesar Untuk Masing Masing Jenis Komoditi. "},{"_id":5,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.3","RENCANAINDUK":"Terminal Sekupang","RINCIAN":"Pelabuhan Sekupang Pada Saat Ini Melayani Kegiatan Kargo Nasional, Serta Melayani Kegiatan Turun Naik Penumpang Domestik Dan Internasional. Pelabuhan Sekupang Terdiri Dari Dermaga Beton Untuk Kegiatan General Cargo & Kontainer Di Masa Yang Akan Datang, Pelabuhan Sekupang Direncanakan Sebagai Pelabuhan Kargo & Kontainer Internasional, Yang Mencakupi Pekerjan Bongkar Muat Barang Serta Impor & Ekspor Barang, Dan Teluk Senimba Diproyeksikan Untuk Melayani Kegiatan Turun Naik Penumpang Ferry Internasional. "},{"_id":6,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.3.1","RENCANAINDUK":"Rencana Tata Guna Lahan Pelabuhan Sekupang","RINCIAN":"Sebagai Tertera Pada Gambar 5.3.1 S/D 5.3.3, Maka Untuk Keseluruhan Sampai Dengan Tahun 2029 Rencana Tata Guna Lahan Pelabuhan Sekupang Akan Terbagi Menjadi Zona Zona Utama Sebagai Berikut:\r\nA) Zona Kegiatan Logistik Dan General Cargo (General Cargo Zone)\r\nB) Zona Terminal Penumpang Telaga Punggur (Domestic Passengers Terminal Zone)\r\nC) Zona Terminal Komersial\r\nD) Areal Management Pelabuhan"},{"_id":7,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.3.2","RENCANAINDUK":"Rekapitulasi Tahapan Pengembangan","RINCIAN":"Rencana Induk Pelabuhan Sekupang Disusun Berdasarkan Perkiraan Pola Pertumbuhan Penanganan Kontainer Dan Barang Yang Dapat Ditangani Atau Dikapalkan Melalui Pelabuhan Sekupang Serta Arus Penumpang Domestik Di Telaga Punggur.Atas Dasar Perkiraan Kapasitas Maka Secara Menyeluruh Rencana Induk Pengembangan Pelabuhan Sekupang Berpangkal Tolak Dari Kondisi Yang Ada Pada Akhir 2010 Sampai 2029 Beserta Lingkup Fasilitas-Fasilitas Yang Perlu Masuk Dalam Tahapan Perkembangannya"},{"_id":8,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.3.3","RENCANAINDUK":"Tahap Pembangunan Jangka Pendek (2010-2014)","RINCIAN":"A) Fasilitas Terminal Penumpang\r\n- Dermaga 450 M 2\r\nB) Fasilitas General Cargo \r\n- Dermaga 150 M Dengan 1 Unit Mobile Crane Dan Input Ship Cranes.."},{"_id":9,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.3.4","RENCANAINDUK":"Tahap Pembangunan Jangka Menengah (2010-2019)","RINCIAN":"A) Fasilitas Terminal Penumpang\r\n- Dermaga 450 M 2\r\nB) Fasilitas General Cargo\r\n- Kantor Kapal Pandu 140 M2\r\n- Menara Pengawas 36 M2\r\n- Kantor Kplp 42 M2\r\nC) Fasilitas General Cargo \r\n- Dermaga 150 M Dengan 1 Unit Mobile Shore Crane Dan Input Ship Cranes."},{"_id":10,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.3.5","RENCANAINDUK":"Tahap Pembangunan Jangka Panjang (2010-2019)","RINCIAN":"A) Fasilitas Terminal Penumpang\r\n- Dermaga 450 M 2\r\nB) Fasilitas Terminal Petikemas:\r\n- Satu Unit Ramp Untuk Ro-Ro\r\n- Dermaga 200 M Untuk Kontainer Dengan 2 Unit Mobile Crane With Spreader"},{"_id":11,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.3.6","RENCANAINDUK":"Sasaran Kinerja Pelayanan Pelabuhan Sekupang","RINCIAN":"Dermaga Dan Fasilitas Yang Terkait Dibangun Secara Bertahap Berdasarkan Kebutuhan Menurut Perkiraan Jumlah Volume Bongkar Muat Barang Yang Ditangani Dan Sasaran Kinerja (Produktifitas) Dari Tiap Peralatan Dan Fasilitas Pelabuhan Yang Direncanakan Untuk Mencapai Tujuan Pelabuhan Sekupang Menjadi Pelabuhan Terbaik Dari Sisi Pelayanan Terhadap Penumpang Domestik Dan Internasional Serta Cargo Domestik Diperlukan Tingkat Pelayanan Yang Prima. Target Kinerja Yang Diharapkan Dapat Tercapai Pada Tahun 2029 Tersebut Harus Realistis Dengan Dukungan Sumberdaya Manusia Yang Handal, Teknologi Dan Peralatan Yang Memadai Serta Sistem Prosedur Pelayanan Yang Efektif Dan Efisien"},{"_id":12,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.3.7","RENCANAINDUK":"Kebutuhan Fasilitas Kepelabuhanan Dan Peralatan Bongkar Muat Pelabuhan","RINCIAN":"A.Fasilitas Terminal Penumpang\r\n1.Fasilitas Laut \r\nA.Reklamasi\r\nB.Dermaga Kapal Penumpang\r\nC.Ponton Untuk Speed Boat\r\nD.Dermaga Roro\r\nE.Dermaga Operasional Pelabuhan\r\n2.Pekerjaan Sipil \r\nA.Perbaikan Tanah\r\nB.Lahan Dan Lahan Parkir\r\n3.Pekerjaan Gedung \r\nA.Gedung Terminal Penumpang (Areal Terminal Penumpang, Anjungan)\r\nB.Pintu Gerbang Dan Tumah Jaga (Kiri Rumah Gerbang, Tengah Rumah Jaga, Kanan Rumah Gerbang)\r\nC.Pos Penjualan Karcis\r\nD.Geung Kppp\r\nE.Gedung Stasiun Pandu\r\nF.Gedung Bea Cukai Dan Imigrasi (Imigrasi, Karantina, Bea Cukai)\r\nG.Kantor Kplp Dan Syahbandar (Kplp,Syahbandar)\r\nH.Toilet Umum\r\nI.Navigasi (Kantor Navigasi, Bengkel Alat Navigasi, Gudang Alat Navigasi, Taman Pelampung, Lap Penumpukan Alat Navigasi, Gudang Tabung Gas, Gudang Perlengkapan, Gudang Rantai, Gudang Msc,Gudang Pelumas, Gudang Drum Kosong, Tanki Air, Tanki Bb, Untuk Navigasi)\r\n4.Utilitas Terminal Penumpang\r\nA.Sistem Pasokan Air\r\nB.Sistem Air Kotor\r\nC.Pasokan Bbm Kapal Tunda\r\nD.Pasokan Bbm Kapal Navigasi\r\nE.Sistem Pemadam Kebakaran\r\nF.Sistem Catu Daya Listrik\r\nG.Penerangan Luar\r\nH.Sistem Informasi Umum\r\n\r\nB.Fasilitas Terminal General Cargo\r\n-Mobile Crane Dan Input Ship Cranes\r\n-Dermaga\r\nTerminal Pelabuhan Umum\r\n1.Fasilitas Laur (Pengerukan, Dermaga)\r\n2.Pekerjaan Sipil (Jalan Dan Trotoar, Sistem Drainase)\r\n3.Utilitas (Sistem Pasokan Air, Catu Daya Listrik, Penerangan Luar, Sistem Pemadam Kebakaran, Sistem Air Kotor)\r\n4.Fasilitas Laut (Eksisting) (Dermaga Seismik, Dermaga Kplp, Dermaga Navigasi, Dermaga Kplp, Dermaga Pandu, Terminal Penumpang, Dermaga Penumpang)\r\n5.Gedung (Eksisting) (Kantor Kapal Pandu, Menara Pengawas, Kantor Kplp, Gedung Terminal Penumpang\r\nTerminal Logistik \r\n1.Fasilitas Air (Fasilitas Yang Ada) (Reklamase, Dermaga Angkatan Laut)\r\n2.Fasilitas Sipil (Perbaikan Tanah, Jalan Dan Perkerasan, Lapangan Peti Kemas,Drainase, Pintu Dan Pagar)\r\n3.Gedung (Gudang, Toilet Umum, Gedung Power Station, Gedung Sub Station)\r\n\r\nC.Fasilitas Terminal Petikemas\r\n-Ramp Untuk Roro\r\n-Mobile Crane With Spreader\r\n-Dermaga"},{"_id":13,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.3.8","RENCANAINDUK":"Rencana Zonasi Peraian","RINCIAN":"Perhitungan Rencana Area Peraian Dihitung Berdasarkan Spesifikasi Kapal Terbesar Untuk Masing-Masing Jenis Komoditi."},{"_id":14,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.4","RENCANAINDUK":"Terminal Batu Ampar","RINCIAN":"Pelabuhan Batu Ampar Pada Saat Ini Melayani Kegiatan Kargo Nasional & Internasional, Serta Melayani Kegiatan Turun Naik Penumpang Internasional. Pelabuhan Batu Ampar Terdiri Dari Dermaga Beton, Kegiatan General Cargo & Conventional & Container, Dermaga Pelayaran Rakyat & Terminal Ferry Penumpang Internasional Di Masa Yang Akan Datang, Pelabuhan Batu Ampar Direncanakan Sebagai Pelabuhan Kargo & Kontainer Internasional, Yang Mencakupi Pekerjan Bongkar Muat Barang Serta Impor & Ekspor Barang."},{"_id":15,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.4.1","RENCANAINDUK":"Rencana Tata Guna Lahan Pelabuhan Batu Ampar","RINCIAN":"Untuk Keseluruhan Sampai Dengan Tahun 2028 Rencana Tata Guna Lahan Pelabuhan Batu Ampar Akan Terbagi Menjadi Zona-Zona Utama Sebagai Berikut:\r\nA) Zona Terminal Pergudangan (Passengers And Government Shipping Zone)\r\nB) Zona Kegiatan General Cargo (General Cargo Zone)\r\nC) Zona Kegiatan Kontainer (Container Cargo Zone)\r\nD) Zona Terminal Komersial\r\nE) Areal Management Pelabuhan"},{"_id":16,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.4.2","RENCANAINDUK":"Rekapitulasi Tahapan Pengembangan","RINCIAN":"Rencana Induk Pelabuhan Batu Ampar Disusun Berdasarkan Perkiraan Pola Arus Barang Dan Kontainer Yang Dapat Ditangani Atau Dikapalkan Melalui Pelabuhan Batu Ampar.Atas Dasar Perkiraan Kapasitas Maka Secara Menyeluruh Rencana Induk Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar Berpangkal Tolak Dari Kondisi Yang Ada Pada Akhir 2010 Sampai 2029 Beserta Lingkup Fasilitas-Fasilitas Yang Perlu Masuk Dalam Tahapan Perkembangannya "},{"_id":17,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.4.3","RENCANAINDUK":"Tahap Pembangunan Jangka Pendek (2010-2014)","RINCIAN":"A. Fasilitas Terminal Petikemas:\r\n- Satu Unit Ramp Untuk Ro-Ro\r\n- Dermaga 550 M Untuk Kapal Kontainer Dengan 3 Unit Gantry Crane Panamax \r\n(Luas Area ¿ 18 Ha);\r\n- Dermaga 350 M Untuk Tongkang Kontainer Dengan 3 Unit Mobile Crane With Spreader (Luas Area ¿ 3 Ha);\r\nB. Fasilitas General Cargo \r\n- Dermaga 650 M Dengan 10 Unit Mobile Shore Crane Dan Input Ship Cranes"},{"_id":18,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.4.4","RENCANAINDUK":"Tahap Pembangunan Jangka Menengah (2010-2019)","RINCIAN":"A Fasilitas Terminal Petikemas:\r\n- Satu Unit Ramp Untuk Ro-Ro\r\nDermaga 800 M Untuk Kapal Kontainer Dengan 5 Unit Gantry Crane Panamax \r\n(Luas Area ¿ 25.5 Ha);\r\n- Dermaga 350 M Untuk Tongkang Kontainer Dengan 3 Unit Mobile Crane With Spreader (Luas Area ¿ 3 Ha);\r\nB Fasilitas General Cargo \r\n- Dermaga 650 M Dengan 10 Unit Mobile Shore Crane Dan Input Ship Cranes."},{"_id":19,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.4.5","RENCANAINDUK":"Tahap Pembangunan Jangka Panjang (2010-2019)","RINCIAN":"A Fasilitas Terminal Petikemas:\r\n- Satu Unit Ramp Untuk Ro-Ro\r\n- Dermaga 800 M Untuk Kapal Kontainer Dengan 5 Unit Gantry Crane Panamax \r\n(Luas Area ¿ 25.5 Ha);\r\n- Dermaga 350 M Untuk Tongkang Kontainer Dengan 3 Unit Mobile Crane With \r\nSpreader (Luas Area ¿ 3 Ha);\r\n- Dermaga 1000 M Untuk Kapal Transhipment Kontainer Dengan 6 Unit Gantry \r\nCrane Post Panamax (Luas Area ¿ 40 Ha);\r\nB Fasilitas General Cargo \r\n- Dermaga 650 M Dengan 10 Unit Mobile Shore Crane Dan Input Ship Cranes."},{"_id":20,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.4.6","RENCANAINDUK":"Kebutuhan Fasilitas Kepelabuhanan Dan Peralatan Bongkar Muat Pelabuhan","RINCIAN":"Kinerja Pelayanan Pelabuhan Batu Ampar\r\n1.Waiting Time = 3.5 Jam\r\n2.Berthing Time = 6.5 Jam\r\n3.Turn Round Time = 11.5 Jam\r\n4.Berth Occupancy Ratio = 80.0 %\r\n5.Container Yard Occupancy Ratio = 85.0 %\r\n\r\nA.Fasilitas Terminal Peti Kemas\r\n-Ramp Untuk Roro\r\n-Dermaga Untuk Kapal Kontainer\r\n-Dermaga Untuk Tongkang Kontainer\r\n-Dermaga Untuk Kapal Transhipment Kontainer\r\n-Gantry Crane Panamax\r\n-Luas Area Gantry Crane Panamax\r\n-Mobile Crane With Spreader\r\n-Luas Area Mobila Crane With Spreader\r\n-Gantry Crane Post Panamax\r\n-Luas Area Gantry Crane Post Panamax\r\nB.Fasilitas General Cargo\r\n-Dermaga\r\n-Shore Crane Dan Input Ship Cranes 3 Kanan Rumah Gerbang\r\n-Pos Penjualan Karcis\r\n\r\nFasilitas Pelabuhan Batu Ampar\r\n1.Entrance\r\n2.Administration Building\r\n3.Fright Station\r\n4.Workshop\r\n5.Warehouse\r\n6.Pilling Area\r\n7.Diesel House\r\n8.Pump House\r\n9.Road & Parking Space\r\n10.Dermaga Kplp\r\n11.Terminal Penumpang\r\n12.Dermaga Penumpang\r\n13.Kantor Pengelola\r\n14.Kantor Imigrasi\r\n15.Lobby\r\n\r\nPeralatan Bongkar Muat Dermaga Petikemas Pelabuhan Batu Ampar\r\n1.Gantry Crane Small Capacity\r\n2.Mobile Quay Crane Wiyh Spreader\r\n3.Gantry Crane Rail Mounted (Panamax)\r\n4.Gantry Crane Rail Mounted (Post Panamax)\r\n\r\nPeralatan Penanganan Petikemas Pelabuhan Batu Ampar\r\n1.Head Truck\r\n2.Guiding Truck\r\n3.Forklift\r\n4.Roll Trailler\r\n5.U Type Vehide\r\n6.Terminal Trailler\r\n7.Side Loader\r\n8.Lift Truck\r\n9.Stradle Carrier\r\n\r\nDaftar Fasilitas Dan Tahapan Pembangunan Terminal Petikemas\r\nFasilitas Baru\r\n1.Fasilitas Laut (Pengerukan, Reklamasi, Dermaga, Dermaga Curah Kering)\r\n2.Pekerjaan Sipil (Jalan Dan Trotoar, Sistem Drainase)\r\n3.Utilitas (Sistem Pasokan Air, Catu Daya Listrik, Penerangan Luar, Sistem Pemadam Kebakaran)\r\nFasilitas Yang Ada\r\n1.Fasilitas Laut (Dermaga Seismik, Dermaga Navigasi, Dermaga Kplp, Dermaga Pandu, Terminal Penumpang, Dermaga Penumpang)\r\n2.Gedung (Kantor Kapal Pandu, Menara Pengawas, Kantor Kplp, Kantor Distrik Navigasi, Gudang, Gedung Terminal Penumpang)\r\n3.Utilitas (Sistem Pasokan Bahan Bakar)\r\n\r\nDaftar Fasilitas Dan Tahapan Pembangunan Terminal General Cargo\r\n1.Fasilitas Sipil (Perbaikan Tanah, Jalan Dan Perkerasan, Lapangan Peti Kemas, Drainase, Pintu Dan Pagar)\r\n2.Gedung (Gudang,Toilet Umum, Gedung Power Station, Gedung Sub Station)\r\n3.Pekerjaan Utilitas (Sistem Pasokan Air, Sistem Air Kotor, Catu Daya Listrik, Penerangan Luar, Sistem Pemadam Kebakaran)"},{"_id":21,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.4.7","RENCANAINDUK":"Rencana Area Perairan","RINCIAN":"Perhitungan Rencana Area Peraian Dihitung Berdasarkan Spesifikasi Kapal Terbesar Untuk Masing-Masing Jenis Komoditi.Berdasarkan Tingkat Kinerja Pelayanan.Terdapat 3 Tahap\r\n1.Pengembangan Jangka Pendek Tahun 2010-2014\r\n2.Pengembangan Jangka Menengah Tahun 2014-2019\r\n3.Pengembangan Jangka Panjang Tahun 2019-2029"},{"_id":22,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.5.1","RENCANAINDUK":"Rencana Tata Guna Terminal Nongsa","RINCIAN":"A.Rencana Tata Guna Lahan Terminal Nongsa\r\nSecara Keseluruhan Sampai Dengan Tahun 2029\r\nRencana Tata Guna Lahan Terminal Nongsa Akan Terbagi Menjadi Zona-Zona Utama\r\nA) Zona Terminal Penumpang Domestik Dan Internasional Nongsa Pura (Domestik \r\nAnd International Passengers Terminal Zone)\r\nB) Zona Terminal Komersial\r\nC) Areal Management Terminal Nongsa\r\nB.Rencana Tata Guna Lahan Terminal Batam Centre\r\nSecara Keseluruhan Sampai Dengan Tahun 2029\r\nRencana Tata Guna Lahan Terminal Batam Centre Akan Terbagi Menjadi Zona-Zona Utama\r\nA) Zona Terminal Penumpang Internasional. \r\nB) Zona Terminal Komersial\r\nC) Areal Management Terminal"},{"_id":23,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.5.2","RENCANAINDUK":"Rekapitulasi Tahapan Pengembangan","RINCIAN":"Rencana Induk Terminal Nongsa Disusun Berdasarkan Perkiraan Pola Pertumbuhan Kunjungan Penumpang Melalui Nongsa Pura.Atas Dasar Perkiraan Kapasitas Secara Menyeluruh Maka Rencana Induk Terminal Nongsa Disusun Dengan Berpangkal Tolak Dari Kondisi Yang Ada Pada Akhir 2010 Sampai 2029 Beserta Lingkup Fasilitas-Fasilitas Yang Perlu Masuk Dalam Tahapan Perkembangannya"},{"_id":24,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.5.3","RENCANAINDUK":"Tahapan Pengembangan Jangka Pendek","RINCIAN":"A. Tahap Pembangunan Jangka Pendek (2010 - 2014), Terminal Nongsa\r\nFasilitas Terminal Penumpang Nongsa\r\n- Dermaga 120 M2\r\n- Gedung Terminal Penumpang 1700 M2\r\nB. Tahap Pembangunan Jangka Pendek (2010 – 2014), Terminal Batam Centre\r\nA. Fasilitas Terminal Penumpang Batam Centre\r\n- Dermaga 120 M 2\r\n- Gedung Terminal Penumpang 1700 M2\r\nB. Fasilitas Terminal Penumpang Ferry Internasional Batam Centre \r\n- Dermaga Kapal Penumpang 320 M 2"},{"_id":25,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.5.4","RENCANAINDUK":"Tahapan Pengembangan Jangka Menengah","RINCIAN":"A. Tahapan Pembangunan Jangka Menengah (2010 - 2019) Terminal Nongsa\r\nFasilitas Terminal Penumpang Nongsa :\r\n- Dermaga 250 M2\r\n- Gedung Terminal Penumpang 3850 M2\r\nB. Tahap Pembangunan Jangka Menengah (2010 – 2019) Terminla Batam Centre\r\nA. Fasilitas Terminal Penumpang Batam Centre\r\n- Dermaga 250 M 2\r\n- Gedung Terminal Penumpang 3850 M2\r\nB. Fasilitas Terminal Penumpang Ferry Internasional Batam Centre \r\n- Dermaga Kapal Penumpang 320 M 2\r\n- Gedung Terminal Penumpang 4,320 M 2"},{"_id":26,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.5.5","RENCANAINDUK":"Tahapan Pengembangan Jangka Panjang","RINCIAN":"A. Tahap Pembangunan Jangka Panjang (2010 - 2029) Terminal Nongsa :\r\nFasilitas Terminal Penumpang Nongsa\r\n- Dermaga 250 M2\r\nB. Tahap Pembangunan Jangka Panjang (2010 – 2029) Meliputi:\r\nA. Fasilitas Terminal Penumpang Batam Centre\r\n- Dermaga 250 M 2\r\nB. Fasilitas Terminal Penumpang Ferry Internasional Batam Centre \r\n- Dermaga Kapal Penumpang 320 M 2"},{"_id":27,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.5.6","RENCANAINDUK":"Sasaran Kinerja Pelayanan Terminal Nongsa","RINCIAN":"A. Sasaran Kinerja Pelayanan Pelabuhan Nongsa Dermaga Dan Fasilitas Yang Terkait Dibangun Secara Bertahap Berdasarkan Kebutuhan Menurut Perkiraan Kunjungan Penumpang Yang Harus Dilayani Dan Sasaran Kinerja (Produktifitas) Dari Tiap Fasilitas Pelabuhan Yang Direncanakan Untuk Mencapai Tujuan Terminal Nongsa Menjadi Terminal Dengan Kinerja Yang Baik Dari Sisi Pelayanan Terhadap Kapal Dan Penumpang Domestik Dan Internasional Diperlukan Tingkat Pelayanan Yang Prima. Target Kinerja Yang Diharapkan Dapat Tercapai Pada Tahun 2029 Tersebut Harus Realistis Dengan Dukungan Sumberdaya Manusia Yang Handal, Teknologi Dan Peralatan Yang Memadai Serta Sistem Prosedur Pelayanan Yang Efektif Dan Efisien. \r\nKinerja Pelayanan Terminal Nongsa\r\n1.Waiting Time Kapal = 0.1 Jam\r\n2.Berthing Time = 2 Jam\r\n3.Turn Round Time = 3 Jam\r\n4.Berth Occupancy Ratio = 80%\r\n5.Yard Occupancy Ratio = 0 %\r\n\r\nB. Sasaran Kinerja Pelayanan Terminal Batam Centre \r\nDermaga Dan Fasilitas Yang Terkait Dibangun Secara Bertahap Berdasarkan Kebutuhan Menurut Perkiraan Kunjungan Penumpang Yang Harus Dilayani Dan Sasaran Kinerja (Produktifitas) Dari Tiap Fasilitas Pelabuhan Yang Direncanakan Untuk Mencapai Tujuan Terminal Batam Centre Menjadi Terminal Dengan Kinerja Yang Baik Dari Sisi Pelayanan Terhadap Kapal Dan Penumpang Domestik Dan Internasional Diperlukan Tingkat Pelayanan Yang Prima. Target Kinerja Yang Diharapkan Dapat Tercapai Pada Tahun 2029 Tersebut Harus Realistis Dengan Dukungan Sumberdaya Manusia Yang Handal, Teknologi Dan Peralatan Yang Memadai Serta Sistem Prosedur Pelayanan Yang Efektif Dan Efisien.\r\nKinerja Pelayanan Terminal Batam Centre\r\n1.Waiting Time Kapal = 0.1 Jam\r\n2.Berthing Time = 2 Jam\r\n3.Turn Round Time = 3 Jam\r\n4.Berth Occupancy Ratio = 80%\r\n5.Yard Occupancy Ratio = 0 %"},{"_id":28,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.5.7","RENCANAINDUK":"Kebutuhan Fasilitas Terminal Nongsa","RINCIAN":"Kebutuhan Fasilitas Terminal Nongsa"},{"_id":29,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.5.8","RENCANAINDUK":"Rencana Zonasi Perairan","RINCIAN":"A.Rencana Zonasi Perairan Terminal Nongsa\r\nPerhitungan Rencana Area Perairan Dihitung Berdasarkan Spesifikasi Kapal Terbesar Untuk Masing-Masing Lokasi Terminal. Berdasarkan Tingkat Kinerja Pelayanan Sebagaimana Diuraikan Di Atas, Dibutuhkan Dukungan Fasilitas Perairan Yang Memadai. \r\n\r\nB.Rencana Zonasi Perairan Terminal Batam Centre\r\nPerhitungan Rencana Area Perairan Dihitung Berdasarkan Spesifikasi Kapal Terbesar Untuk Masing-Masing Lokasi Terminal. Berdasarkan Tingkat Kinerja Pelayanan Sebagaimana Diuraikan Di Atas, Dibutuhkan Dukungan Fasilitas Perairan Yang Memadai."},{"_id":30,"TAHUN":2009,"NOMORSK":"Peraturan Menteri Perhubungan No 77 Tahun 2009","POIN":"Terminal Sekupang, Terminal Batu Ampar, Terminal Nongsa, Terminal Kabil","RENCANAINDUK":"Rencana Induk Pelabuhan Batam","RINCIAN":"Dalam rangka mendukung kegiatan Terminal perdagangan bebas dan pelabuhan bebas di Batam sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Nomor  KP. 330 Tahun 2009 Tentang Penetapan Pelabuhan Bebas Pada Kawasan Perdagangan di Batam, Bintan dan Karimun   dan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Pelabuhan Laut Otorita Batam Nomor 07/KPTS/PL/12/2008 Tentang penetapan pembagian wilayah kerja operasional Kanpel Otorita Batam, bahwa konsep pembagian wilayah DLKR/DLKP terdiri dari Batu Ampar, Sekupang, Kabil, Batam Centre, dan Rempang/Galang.\n\nBadan Pengusahaaan Batam selaku penyelenggara pelabuhan mempersiapkan Rencana Induk Pelabuhan Batam yang terdiri dari Terminal Terminal Sekupang, Terminal Batu Ampar, Terminal Nongsa, dan Terminal Kabil."},{"_id":31,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.1","RENCANAINDUK":"Strategi Pembangunan Kota Batam","RINCIAN":"Strategi Pembangunan Kota Batam\r\nA. Menciptakan, Menjaga, Memupuk Dan Mengoptimalkan Manfaat Dan Kesempatan \r\nYang Ada Dari Keunggulan Lokal Yang Dimiliki Batam.\r\nB. Memanfaatkan Era Globalisasi Agar Dapat Meningkatkan Daya Saing Batam Di Pasar \r\nDunia.\r\nC. Menciptakan Peluang-Peluang Ekonomi Di Bidang Industri, Perdagangan, Pariwisata, \r\nKelautan Dan Alih Kapal.\r\nD. Menjadikan Kota Batam Sebagai Free Trade Zone Dan Free Port Dengan Semangat \r\nOtonomi Daerah Dalam Rangka Memantapkan Peranannya Sebagai Mesin Penggerak \r\nPembangunan Indonesia Bagian Barat.\r\nE. Meningkatkan Kemitraan Antara Pemerintah Dan Masyarakat Dalam Pelaksanaan \r\nPembangunan.\r\nF. Meningkatkan Pelayanan Publik Yang Kondusif\r\n\r\nKebijaksanaan Umum Pembangunan Kota Batam Ke Depan \r\nAdalah :\r\nA. Meningkatkan Mutu Sumber Daya Manusia Daerah\r\nB. Mengembangkan Potensial Ekonomi Rakyat Dan Potensi Perekonomian Daerah Dengan \r\nMengkaitkan Ekonomi Antara Pusat-Pusat Pertumbuhan Dengan Daerah Belakangnya \r\n(Hinterland)\r\nC. Mengembangkan Fasilitas/Utilitas Serta Rekayasa Sosial \r\nD. Mengembangkan Infrastruktur Fisik Kota\r\nE. Menciptakan Situasi Yang Kondusif Untuk Peningkatan Investasi Strategis\r\n"},{"_id":32,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.2","RENCANAINDUK":"Terminal Kabil","RINCIAN":"Pelabuhan Kabil Pada Saat Ini Melayani Kegiatan Kargo Nasional & Internasional, Serta Melayani Kegiatan Turun Naik Penumpang Domestik Dr Telaga Punggur. Pelabuhan Kabil Terdiri Dari Dermaga Beton Untuk Kegiatan General Cargo & Container Serta Dermaga Pelayaran Rakyat Di Telaga PungkurDi Masa Yang Akan Datang, Pelabuhan Kabil Direncanakan Sebagai Pelabuhan Kargo & Kontainer Internasional, Yang Mencakupi Pekerjan Bongkar Muat Barang Serta Impor & Ekspor Barang, Dan Telaga Pungkur Diproyeksikan Untuk Melayani Kegiatan Turun Naik Penumpang Dalam Negeri."},{"_id":33,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.2.1","RENCANAINDUK":"Rencana Tata Guna Lahan Pelabuhan Kabil","RINCIAN":"Untuk Keseluruhan Sampai Dengan Tahun \r\n2029 Rencana Tata Guna Lahan Pelabuhan Kabil Akan Terbagi Menjadi Zona-Zona Utama \r\nSebagai Berikut:\r\nA) Zona Terminal Curah Dan Pergudangan (Storage And Breakbulk Shipping Zone)\r\nB) Zona Kegiatan General Cargo (General Cargo Zone)\r\nC) Zona Kegiatan Kontainer (Container Cargo Zone)\r\nD) Zona Terminal Penumpang Telaga Punggur (Domestic Passengers Terminal Zone)\r\nE) Zona Terminal Komersial\r\nF) Areal Management Pelabuhan"},{"_id":34,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.2.2","RENCANAINDUK":"Rencana Tahapan Pengembangan","RINCIAN":"Rencana Induk Pelabuhan Kabil Disusun Berdasarkan Perkiraan Pola Pertumbuhan Penanganan Kontainer Dan Barang Yang Dapat Ditangani Atau Dikapalkan Melalui Pelabuhan Kabil Serta Arus Penumpang Domestik Di Telaga Punggur.Atas Dasar Perkiraan Kapasitas Maka Secara Menyeluruh Rencana Induk Pengembangan Pelabuhan Kabil Berpangkal Tolak Dari Kondisi Yang Ada Pada Akhir 2010 Sampai 2029 Beserta Lingkup Fasilitas-Fasilitas Yang Perlu Masuk Dalam Tahapan Perkembangannya"},{"_id":35,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.2.3","RENCANAINDUK":"Tahap Pembangunan Jangka Penderk (2010-2014)","RINCIAN":"A) Fasilitas Terminal Petikemas:\r\n- Satu Unit Ramp Untuk Ro-Ro\r\n- Dermaga 300 M Untuk Kapal Kontainer Dengan 1 Unit Mobile Crane;\r\n- Dermaga 50 M Untuk Tongkang Kontainer Dengan 1 Unit Mobile Crane;\r\nB) Fasilitas Curah Cair \r\n- Dermaga 350 M \r\nC) Fasilitas General Cargo \r\n- Dermaga 150 M Dengan 1 Unit Mobile Shore Crane Dan Input Ship Cranes"},{"_id":36,"TAHUN":2019,"NOMORSK":"Km 77 Tahun 2009","POIN":"5.2.4","RENCANAINDUK":"Tahap Pembangunan Jangka Menengah (2010-2019)","RINCIAN":"A) Fasilitas Terminal Petikemas:\r\n- Satu Unit Ramp Untuk Ro-Ro\r\n- Dermaga 800 M Untuk Kapal Kontainer Dengan 4 Unit Gantry Crane Panamax;\r\n- Dermaga 350 M Untuk Tongkang Kontainer Dengan 3 Unit Mobile Crane With \r\nSpreader;\r\nB) Fasilitas Curah Cair \r\n- Dermaga 650 M;\r\nC) Fasilitas Terminal Penumpang Di Telaga Punggur\r\n- Dermaga 250 M"}], "fields": [{"id": "_id", "type": "int"}, {"id": "TAHUN", "type": "numeric"}, {"id": "NOMORSK", "type": "text"}, {"id": "POIN", "type": "text"}, {"id": "RENCANAINDUK", "type": "text"}, {"id": "RINCIAN", "type": "text"}], "_links": {"start": "/api/action/datastore_search?resource_id=ed69b45b-79b0-4da2-823a-3b51d10326bd", "next": "/api/action/datastore_search?resource_id=ed69b45b-79b0-4da2-823a-3b51d10326bd&offset=100"}, "total": 36, "total_was_estimated": false}}